BKKBN Canangkan Kalurahan Bugel sebagai Kampung KB Center Of Excellence (CoE)

JOGJA – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI menetapkan Kalurahan Bugel Kapanewon Panjatan Kabupaten Kulon Progo sebagai Kampung Keluarga Berkualitas (KB) bertaraf Center Of Excellence (CoE). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo menyambut baik terpilihnya Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan menjadi Center of Excellence (CoE) Kampung Keluarga Berkualitas (KB) tersebut, kegiatan dilakukan secara daring dan disiarkan melalui Youtube Kulon Progo TV, acara berlangsung di Aula Adikarta, kompleks Pemkab Kulon Progo. Pembacaan deklarasi oleh Kampung KB Bugel oleh ketua Pokja Kampung Bugel dengan aplikasi zoom meeting. Senin (30/11/2020). Hadir dalam acara pencanangan tersebut Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional  (BKKBN) RI Dr.(HC). dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) dan  Duta Besar Republik Seychelles, Niko Barito.

Pencanagan Center of Excellence (CoE) Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Kalurahan Bugel merupakan bagian program Bangga Kencana dari BKKBN bekerjasama berbagai pihak, diantaranya Duta Besar Republik Seychelles, Tim Ahli UGM dan Pemkab Kulon Progo guna mendukung pilot project Lingkungan Sehat Keluarga Sejahtera  (LSKS) sebagai upaya pembenahan dan penguatan Kampung KB Bugel, baik dari sisi kelembagaan, tata kelola maupun kegiatannya.

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas PMD Dalduk dan KB) telah mendorong dan mendampingi Pemerintah Kalurahan Bugel dari sisi tata kelola untuk melakukan penguatan kelembagaan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), serta telah melakukan pembentukan dan penguatan kapasitas Forum Generasi Berencana (Genre) sebagai pendamping Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR).

Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo dalam sambutanya mengatakan bahwa kedepan, Kampung KB Bugel diharapkan akan terus bergerak maju menjadi Kampung KB yang Mandiri dan Berkelanjutan.

“Karena program-programnya telah diintegrasikan dalam dokumen perencanaan dan penganggaran Pemerintah Kalurahan, melalui tahapan pelembagaan perencanaan Kalurahan dengan melibatkan segenap komponen masyarakat dan lintas sektor,  sehingga manfaatnya semakin dapat dirasakan oleh masyarakat,” jelas Sutedjo.

Sutedjo menambahkan pemerintah Kabupaten Kulon Progo bersama BKKBN dan Tim Ahli Sosiologi UGM, serta Tim Seychells berupaya untuk meningkatkan kualitas Kampung KB Bugel dari klasifikasi Dasar menjadi Berkembang, Mandiri, bahkan Berkelanjutan. Selain itu untuk mengkondisikan Kampung KB Bugel, agar benar-benar siap menjadi Kampung KB percontohan, tidak hanya di lingkungan lokal, regional maupun nasional, tetapi hingga internasional.

Sementara itu, Kepala BKKBN dr.Hasto Wardoyo, mengatakan pengembangan CoE Kampung KB di Kalurahan Bugel, Kulon Progo merupakan upaya social enginering yang berbasiskan pada nilai Pancasila, semangat gotong royong dan nilai luhur budaya bangsa.

“Nilai-nilai ini menjadi kapital sosial sebagai dasar pengembangan keluarga sejahtera dan bahagia. Nilai kebaharuan model ditekankan pada penciptaan lingkungan bersih melalui pengelolaan sampah yang dapat memberikan nilai ekonomis bagi keluarga dan masyarakat setempat,” jelasnya.

dr.Hasto Wardoyo menambahkan guna mewujudkan cita – cita, BKKBN bekerjasama dengan Pemerintah Republik Seychelles, UNFPA, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Universitas Gadjah Mada dan tentu masyarakat Bugel sendiri untuk secara bersama-sama membangun CoE Kampung Keluaga Berkualitas  yang berakar pada potensi dan karakter masyarakat Kalurahan Bugel.

“Untuk mendukung operasional pelaksanaan program Bangga Kencana di Kalurahan Bugel,  Saya mohon agar Perwakilan BKKBN Provinsi bersama dengan Dinas OPD, Kabupaten   Kulon Progo dapat membimbing pemanfaatan Biaya Operasional KB (BOKB) di Kalurahan Bugel,” pungkasnya.

Semoga kegiatan ini  menjadi awal yang baik bagi kita semua untuk lebih meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan, sehingga dapat ikut mewujudkan masyarakat Kulon Progo yang mandiri dan sejahtera.

Sumber : Humas Pemda Kulon Progo