KEGIATAN TP PKK MERUPAKAN MOMENTUM TEPAT , MENINGKATKAN PENGABDIAN DALAM RANGKA MEMBINA KELUARGA KECIL YANG SEHAT DAN SEJAHTERA

BKKBN JOGJA ONLINE : Pencanangan Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Kesehatan (Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan) Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2019 berlangsung di Gedung Radyo Suyoso, Komplek Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu 2 Oktober 2019.
Dalam acara yang bertema “Dengan Kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KKBPK-Kesehatan kita tingkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penurunan Angka Stunting dan Peningkatan Cakupan Kesertaan KB” tersebut hadir Asisten Pemerintahan dan Administrasi Umum Setda DIY Drs.Tavip Agus Rayanto, MSi mewakili Gubernur sekaligus membuka Pencanangan Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Kesehatan (Kesrak PKK – KKBPK – Kesehatan ) Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2019.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Administrasi Umum Setda DIY menyampaikan bahwa kegiatan kesatuan gerak PKK-KKBPK-Kesehatan merupakan kegiatan yang diadakan dalam bentuk intensifikasi lintas sektor dibidang pemberdayaan keluarga, KB dan kesehatan melalui kegiatan kesatuan PKK-KKBPK-Kesehatan. Dengan dukungan keterpaduan lintas sektor, kegiatan ini akan bertumpu pada kegiatan-kegiatan kelompok swadaya masyarakat, PKK dan institusi KB-Kesehatan di desa dengan kader-kader sebagai ujung tombak, serta keluarga sebagai fokus sasaran utama.
“Banyak sekali manfaat kegiatan dari Tim Penggerak PKK, namun muara dari pembinaan tersebut adalah kesejahteraan keluarga. Dan pembinaan dinilai efektif jika sasarannya sampai pada kelompok masyarakat paling kecil yaitu Dasa Wisma. Artinya Tim Penggerak PKK harus bisa menggerakkan Dasa Wisma,” terang Gubernur.
Selanjutnya Gubernur mengatakan bahwa keseluruhan rangkaian kegiatan ini merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan pengabdian Tim Penggerak PKK dalam rangka membina keluarga kecil yang sehat dan sejahtera. Momentum untuk lebih mengupayakan pada berbagai solusi atau strategi pemecahan masalah yang berkaitan dengan isu-isu Program KKBPK khususnya, serta bagaimana program ini juga mampu lebih bersinergi dengan program-program pembangunan lain, sejalan dengan arah atau kebijakan Pembangunan Nasional maupun Daerah Istimewa Yogyakarta sehingga komitmen operasional dari Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta beserta seluruh stakeholders-nya, sekaligus dukungan politis dari para Bupati Walikota se-DIY, juga sangat diperlukan sebagai prasyarat pencapaian Program KKBPK yang bertujuan untuk meningkatkan program pencapaian kependudukan KB, pembangunan keluarga, kesehatan, sekaligus untuk mengantisipasi ledakan kependudukan Indonesia yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2035 mendatang.
Acara pencanangan Kesatuan Gerak PKK KKBPK Kesehatan ini mengundang 125 orang, terdiri unsur TP PKK DIY, TP PKK Kabupaten/Kota se DIY, Dinas Kesehatan DIY, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se DIY, Perwakilan BKKBN DIY, DP3AP2 DIY, dan Dinas KB Kabupaten/Kota se DIY.
Pada sesi akhir acara ini diselenggarakan diskusi panel dengan moderator Ir. Tri Martini dari Tim Penggerak PKK DIY dan menghadirkan tiga orang narasumber yaitu: Rohdhiana Sumariati, S.Sos. MSc dari Perwakilan BKKBN DIY yang mengetengahkan “Peran PKK dalam Penguatan Program KKBPK”; Endang Pamungkasiwi, SKM. M.Kes dari Dinas Kesehatan DIY menyampaikan tentang “Pencegahan dan Penanggulangan Stunting” dan dr. Siswatiningsih, SU dari TP PKK DIY mengenai “Peran PKK dalam menurunkan Stunting

Sumber Berita : Subbid Hubalila BKKBN DIY