Depan > Index Berita > Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Kreatif melalui Media Seni Tradisional dan Budaya
Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Kreatif melalui Media Seni Tradisional dan Budaya
Senin, 27 November 2017


KIE.JPG


BKKBN JOGJA ONLINE : Pada hari Selasa (21/11/2017) bertempat di Aula Gedung Pemda II Manding Kabupaten Bantul, berlangsung acara Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Kreatif melalui Media Seni Tradisional dan Budaya dengan tema "Pendewasaan Usia Perkawinan bagi Remaja".
Hadir dalam acara ini Bupati Bantul, Ketua TP PKK Kabupaten Bantul, Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bantul, Kepala OPD terkait, Petugas Lapangan KB, Karang Taruna se-Kabupaten Bantul, Kelompok Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja, serta Komunitas Seni Den Baguse Ngarso.
Dalam laporan penyelenggarannya Kepala Dinas PPKBPMD Drs. Mahmudi, MSi, menyampaikan bahwa permasalahan perkawinan usia dini masih cukup banyak di lingkungan Kabupaten Bantul. Orang tua, masyarakat dan pemerintah harus bisa mencegahnya. Keluarga harus mampu dan wajib memproteksi terhadap ancaman-ancaman dari luar.
Diharapkan KIE Kreatif melalui media seni tradisional dan budaya bersama grup ketoprak Den Baguse Ngarso bisa menjadi hiburan, tontonan maupun tuntunan yang tentunya semakin memberikan kemudahan bagi anak-anak generasi muda dan masyarakat untuk mengetahui segala sesuatu yang terkait dengan Keluarga Berencana, pungkas Drs. Mahmudi, MSi
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN DIY Drs. Bambang Marsudi, MM mengatakan kegiatan KIE Kreatif merupakan kegiatan BKKBN untuk mendidik masyarakat melalui kegiatan yang digemari masyarakat dengan mengedepankan kearifan lokal dengan harapan proses penyampaian informasi tidak kaku namun tetap mengedepankan pesan-pesan yang berkualitas.
Disisi lain Bupati Bantul, Drs. H. Suharsono dalam sambutannya menyampaikan unit terkecil masyarakat yang sering disebut keluarga, bukan hanya sebagai tempat berkumpulnya suami istri dan anak saja, akan tetapi lebih dari itu keluarga memiliki fungsi peranan yang vital sebagai pembentukan nasib suatu bangsa, karena keluarga adalah pendidik pertama dan utama bagi setiap individu.
Oleh karena itulah pelaksanaan program Keluarga Berencana harus menjadi tanggung jawab kita bersama sehingga penanganan yang profesional terus menerus dan berkelanjutan yang mutlak diperlukan dalam rangka mencapai seperti yang diharapkan.
"Semoga melalui KIE Kreatif dengan seni budaya pada acara hari ini bisa memberikan pencerahan dan juga hiburan serta pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat." harap Bupati.
Acara diakhiri dengan pertunjukan Fragmen yang dibawakan oleh pelawak Jogja Drs. Susilo Nugroho “Den Baguse Ngarso” dan kawan-kawan.
 
Sumber Berita : Bidang ADPIN BKKBN DIY