Depan > Index Berita > Kampung KB Jasem Mendapat Kunjungan Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh dan Koalisi Indonesia Untuk Kependudukan dan Pembangunan Kota Dumai
Kampung KB Jasem Mendapat Kunjungan Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh dan Koalisi Indonesia Untuk Kependudukan dan Pembangunan Kota Dumai
Jumat, 2 Maret 2018
 

Jasem-1.jpg 
 

BKKBN JOGJA ONLINE : Kepala Perwakilan BKKBN DIY Drs. Bambang Marsudi, MM, Kamis siang (22/2/2018) mengajak para Tamu dari Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh dan Koalisi Indonesia Untuk Kependudukan dan Pembangunan Kota Dumai, Provinsi Riau mengunjungi Kampung KB di Dusun Jasem, Desa Srimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul.
Kampung KB di Dusun Jasem merupakan salah satu dari 5 Kampung KB yang dicanangkan oleh Gubernur DIY pada tanggal 5 Februari 2016 dan pada tanggal 10 Oktober 2016 mendapat kunjungan dari Presiden RI Joko Widodo, pungkas Bambang Marsudi.  
Jajaran Perwakilan BKKBN DIY yang turut mendampingi kunjungan ini antara lain Kasubbid Hubungan Antar Lembaga dan Bina Lini Lapangan Darmaji, SIP, MM, Kasubbid Kerjasama Pendidikan Kependudukan Witriastuti SA, SE, MM, Kasubbid Analisis Dampak Kependudukan Ewang Sewoko, S.Psi, MA serta Kasubbag Umum dan Humas Sihana, SPd.
Tiba di lokasi rombongan disambut oleh perwakilan dari Pejabat Desa Srimulyo dan Kepala Dusun Jasem Drs. Suprapto serta Para Pengurus Kampung KB Jasem.
Selanjutnya rombongan diajak untuk melihat Rumah Data Kependudukan Kampung KB Jasem sekaligus mendengarkan pemaparan dari Pengurus Kampung KB  Riris Yanuarti mengenai Manajemen dan Operasional Kampung KB Jasem.
Dalam Pemaparannya, Riris Yanuarti menyampaikan bahwa Dusun Jasem ini adalah daerah perkampungan terpencil yang secara administrasi berada di Desa Srimulyo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Beberapa tahun lalu, Dusun Jasem dikenal sebagai wilayah rawan longsor. Kondisi warganya pun memprihatinkan. Status warga di Dusun Jasem tergolong dalam status pra keluarga sejahtera (KS). Namun sekarang Dusun Jasem telah bertransformasi.
Sejak dicanangkan sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB) oleh BKKBN, Desa Jasem mengalami transformasi ke arah yang lebih baik. Kondisi warga Dusun Jasem yang dahulu berada pada tingkatan status Pra KS dan KS 1, kini meningkat perlahan, beriringan dengan laju positif Program Kampung KB di wilayah ini.
 “Dusun Jasem dulu memang memenuhi syarat sebagai Kampung KB, selain karena wilayah terpencil, tingkat ekonomi penduduknya rendah, dan tingkat kesetaraan ber¬KB di masyarakat juga rendah. Maka dari itu kami bersyukur atas apa yang dapat dilakukan oleh Program Kampung KB terhadap dusun kami,” kata Riris Yanuarti.
Perlahan, Dusun Jasem dibenahi. Seti¬daknya, pembenahan pada sektor ekonomi mulai menunjukkan hasil. Sekarang, Dusun Jasem telah memiliki kelompok¬-kelompok tani. Kelompok¬-kelompok tani itu mulai dibangun menjadi suatu gerakan dalam industri perta¬nian yang berasaskan pada kesejahteraan kaum tani.
Bagi BKKBN DIY, pencanangan Dusun Jasem sebagai Kampung KB membawa banyak dorongan positif pada laju Program KB. Pencanangan Dusun Jasem sebagai Kampung KB berhasil menggerakkan hati warga untuk turut berpartisipasi dalam Program KB sebagai akseptor. Berbeda dengan masa lalu, kini keikutsertaan warga sebagai akseptor KB meningkat cukup signifikan, ungkap Riris Yanuarti.
Diakhir paparannya, Riris Yanuarti menyampaikan mengenai pelaksanaan program dan kegiatan Kampung KB lewat Pokja Kampung KB, Bagimana Grand Design Penggarapan Kampung KB Jasem dan Rencana Tindak Lanjut Penggarapan Kampung KB serta bagimana laporan perkembangan Kampung KB Dusun Jasem.
 
Sumber Berita : Bidang ADPIN BKKBN DIY