Pendataan Keluarga & Penurunan Stunting menjadi Prioritas di Tahun 2021

Jogja – BKKBN berkomitmen untuk berkontribusi secara maksimal terhadap pencapaian 7 (tujuh) Agenda Pembangunan yang tertuang dalam RPJMN dan Rencana Strategis BKKBN Tahun 2020 – 2024, dengen visinya yaitu “Terwujudnya Keluarga Berkualitas dan Penduduk tumbuh Seimbang guna mendukung tercapainya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian berlandaskan Gotong-royong”. Presiden Jokowi juga telah menunjuk dan menugaskan BKKBN untuk menjadi Ketua pelaksanaan program percepatan penurunan Stunting di Indonesia yang ditetapkan turun menjadi 14 % pada tahun 2024. Dengan ketugasan tersebut, BKKBN harus butuh strategi, sinergi dan upaya-upaya efektif dan tepat sasaran sehingga program-program tersebut bisa tercapai. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BKKBN RI, DR (HC) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) dalam sambutannya pada acara Rapat Kerja Daerah Program Bangga Kencana Daerah Istimewa Yogyakarta, pada tanggal 15 Maret 2021 di Hotel Sahid Raya Yogyakarta.

Dr. Ukik Kusuma Kurniawan, S.KM., M.PS., MA dalam laporan penyelenggaraannya menyampaikan bahwa, Rakerda Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana kali ini mengambil tema “Sukseskan Pendataan Keluarga (PK) 2021 dan Tingkatkan Strategi Percepatan Penurunan Stunting Bersama Mitra Kerja dengan kebiasaan Baru Era Pandemi Covid-19”. Tema tersebut merupakan agenda utama yang menjadi prioritas selama tahun 2021. Pendataan Keluarga akan dilaksanakan serentak secara Nasional pada tanggal 1 April s.d. 31 Mei 2021 dengan sasaran di DIY sebanyak 1.099.073 keluarga dengan melibatkan 7.794 kader pendata. Sedangkan target penurunan Stunting pada anak di Daerah Istimewa Yogyakarta walaupun sudah dibawah target Nasional tetapi perlu dilakukan upaya lebih maksimal sehingga angka Stunting di DIY bisa turun lagi.

Kegiatan Rakerda Bangga Kencana ini dibuka oleh Bapak Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X yang dalam kesempatan yang sama juga mengukuhkan Kepengurusan Paguyuban Kepala Dinas OPD Keluarga Berencana (PERKADIS) di DIY dan Kepengurusan Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Daerah Istimewa Yogyakarta. Gubernur DIY dalam sambutan yang dibacakan oleh Bapak Wakil Gubernur mengajak semua OPD para pemangku kebijakan yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk selalu melakukan sinergi, integrasi dan berkomitmen dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, tidak terkecuali juga dalam pencapaian Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga di DIY.

Selanjutnya dalam Diskusi Panel disajikan 3 (tiga) materi, yaitu ; Kebijakan dan Strategi Program Bangga Kencana oleh Kepala Perwakilan BKKBN DIY; Model Integrasi Lintas Sektor dalam Penurunan Prevalensi Stunting oleh Kepala Bappeda DIY; dan Sosialisasi Pelaksanaan Pendataan Keluarga tahun 2021 oleh Koorbid Bidang ADPIN Perwakilan BKKBN DIY. Kegiatan Diskusi ini dipandu oleh sdr. Rahmat Hidayat, S.Sos., MA dan dibahas oleh Kepala Dinas P3AP2 Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sumber : Subbid Data & Informasi