TANPA DATA, PROGRAM AKAN BERJALAN SIA-SIA

BKKBN JOGJA ONLINE : Data sangat bermanfaat dalam pembangunan kesejahteraan secara umum. Dengan Data setiap daerah akan dapat melihat potret wilayahnya seperti apa. Tanpa data, program akan berjalan sia-sia meskipun diberi dukungan dan anggaran, demikian disampaikan oleh Sekretaris Utama BKKBN H. Nofrijal, S.P.,M.A saat memberikan arahan dalam acara pembukaan Sosialisasi Pendataan Keluarga 2020 di Hotel New Saphir, Yogyakarta (Selasa, 17/12/2019).
Oleh karena itu, lanjut Nofrijal BKKBN akan melakukan pendataan untuk membuat indeks pembangunan keluarga. Sebagai persiapan untuk kegiatan tersebut perlu dilakukan Sosialisasi bagi para pemangku kepentingan dan juga kader supaya memiliki pemahaman yang sama mengenai data keluarga.

Dalam pendataan nantinya, rinci Nofrijal, akan dilakukan dengan “Bedah Keluarga” yaitu dengan mendata keluarga “by name, by addres, dan juga by problem”.

Sementara itu Kabid KSPK dr. Iin Nadzifah Hamid yang hadir mewakili Kepala Perwakilan BKKBN DIY saat membacakan laporan penyelenggaraan mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang kebijakan dan Strategi Pendataan Keluarga 2020; meningkatkan pemahaman peserta tentang mekanisme dan pengorganisasian lapangan Pendataan Keluarga 2020; meningkatkan pemahaman tentang peran IMP sebagai kader pendata dalam pelaksanaan PK 2020.

Di Sesi terakhir kegiatan ini diisi penyajian materi secara diskusi Panel dengan menghadirkan 3 orang Panelis yaitu Drs. Rudi Budiman dari Ditlaptik BKKBN Pusat yang menyampaikan materi “Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Pendataan Keluarga 2020”; Niken Wijayanti, SSt. MA dari Perwakilan BKKBN DIY yang mengetengahkan “Mekanisme dan Pengorganisasian Pendataan Keluarga 2020 DIY” serta Dra Umi Wasriyati, MM dari Penyuluh KB Perwakilan BKKBN DIY yang menyajikan tentang “Peran IMP dalam Pendataan Keluarga.”. Diskusi Panel ini dimoderatori oleh Riza Fatma Arifa, S.Si. MSi.
Kegiatan Sosialisasi yang bertema “Wujudkan Keluarga Berkualitas, SDM Unggul” ini diikuti oleh 450 orang meliputi Kepala OPD KB Kab/Kota, Camat Se-Kab/Kota, Lurah dan Kades Wilayah Kampung KB Kab/Kota dan Pengelola Data Pendataan Keluarga Kabupaten/Kota.

Sumber Berita : Bidang ADPIN BKKBN DIY